Showing posts with label Sejarah Sastra Inggris. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Sastra Inggris. Show all posts

Monday, April 9, 2012

AWAL PENULISAN PROSA

Sejumlah penulis prosa yang mencapai puncak keemasannya – Defoe and Swift, Adison and Steele, Johnson and Goldsmith, Boswell and Burke – sebagai founders of the novel. Richardson, Fielding, Sterm dan Pope – diposisikan sebagai penulis prosa.
Para penulis tersebut lebih banyak menggunakan intelektual daripada imaginasi maupun emosi dalam menulis karya-karyanya. Klaim ini didasarkan pada Gulliver’s Travel, Robinson Crusoe, yang ceritanya bukan didasarkan pada daya imajinasi tetapi lebih pada pengalaman nyata. Tujuan yang ada dalam Guliver’s Travel bukanlah untuk menghibur tetapi to satirize politic, religion, learning dan berbagai sendi-sendi kehidupan.

PURITAN VS RESTORASI

Nama puritan dikenalkan pada pertengahan abad ke-16 yang diberikan kepada suatu kelompok di dalam gereja Inggris yang tujuannya adalah untuk membersihkan bentuk-bentuk praktek dan upacara keagamaan. Kebebasan dalam menjalankan kepercayaan beragama secara langsung diikuti oleh kebebasan dalam berpolitik.
Milton, tidak diragukan lagi sebagai penulis terbesar yang dihasilkan oleh kaum Puritan, merupakan cerminan tipikal orang-orang Puritan. Puisi di usia tuanya ditulis untuk ”justify the ways of God to Man”, tidak diragukan lagi telah memenuhi keinginan orang-orang puritan.

WILLIAM SHAKESPEARE (1564-1616)

Tak ada orang yang tahu pasti tentang kehidupan masa kecilnya. Walaupun tak ada catatan tentang perkawinannya, tetapi ada bukti bahwa pada bulan November 1582, dia menikahi Anna Hathaway, di sebuah desa di Shottery dekat dengan Stratford.
Pada tahun 1582 dia menjadi seorang yang cukup sukses dalam penulisan drama. Tahun berikutnya muncul karyanya yang dipublikasikan, puisi naratif tentang Venus and Adonis. Fakta mengejutkan muncul dari Stratford yang menyatakan bahwa anak satu-satunya meninggal pada tahun 1596. tahun berikutnya Shakespeare membeli sebuah rumah mewah di tengah kota. Shakespeare dianggap sebagai dramatis terbesar baik dalam tragedi maupun komedi.

MASA ELIZABETH

Masa Elizabeth dalam dunia sastra Inggris dikenal dengan sebutan the Golden Age (masa keemasan). Sastra mengalami puncak perkembangan pada awal masa pemerintahan Elizabeth. Pada masa Elizabeth semua keraguan nampaknya sirna dari sejarah masyarakat Inggris. Setelah masa pemerintahan Edward dan Mary, dengan kekalahan dan kehancuran moral diluar negeri dan kekerasan dan pembrontakan di dalam negeri, pergantian tampuk kekuasaan raja seperti sunrise after a long night.

Elizabeth dengan semua kesombongan dan ketidak konsistensiannya, secara perlahan mencintai Inggris dan kebesaran tanah Inggris; dan hal tersebut telah menginspirasi semua orang dengan patriotisme yang tak terbatas yang dibangga-banggakan dalam Shakespeare dalam karyanya Faery Queen.

INGGRIS PERTENGAHAN

Salah satu prosa Inggris terkenal di Abad Pertengahan adalah Morte D’Arthur (Arthur’s Death) ditulis oleh Sir thomas Malory. Karena saat itu merupakan tahun-tahun kekerasan sebelum dan selama Wars of the Roses, hal tersebut membuat Malory menjadi seorang tokoh yang keras. Beberapa kali ia dijebloskan ke penjara. Setidaknya sebagian dari Morte D’Arthur di dalam penjara. Prosa karya Malory mampu menceritakan sebuah cerita secara langsung (sebagian dari ”King Arthur is badly Wounded” terlampir).

Sedikit demi sedikit bersamaan dengan sastra roman, dari sekitar tahun 1200, beberapa karya religious muncul, sebagian besar karya tersebut dinamakan literature only by excersise of great courtesy.

Anglo Saxon - Inggris Kuno

Pertengahan abad ke-5 dianggap sebagai permulaan Sastra Inggris. Kepulauan Britania ditaklukan oleh suku-suku Teutonic, Angles dan Saxons. Suku asli ditaklukan oleh suku-suku tersebut dan tulisan-tulisannya kemudian dikenal dengan nama Anglo-Saxon. Karya-karya Sastra Inggris Kuno masih terseimpan rapi dalam bentuk manuscript di perpustakaan-perpustakaan seperti perpustakaan Museum Inggris, Oxford University, Execeter Catherdal dan sebagian kecil tersebar di beberapa tempat. Beowulf merupakan epos pertama dan terbesar yang lahir pada zaman ini.

Bahasa kuno Inggris tidak dapat dibaca kecuali oleh mereka yang secara khsusu mempelajarinya. Epos ”Beowulf” memberika gambaran yang menarik dari kehidupan pada masa itu. Epos tersebut menceritakan kepada kita kerasnya peperangan dan keberanian dari para pemimpin dan kelaparan dari orang-orangnya.

MASA ROMANTISME

PERIODE KREATIF KEDUA SASTRA INGGRIS
Paruh pertama abad ke-19 tercatat sebagai the triumph of romanticism in literature dan juga democracy in government. Keduanya berjalan beriringan. Penekanan utama puisi pada awal masa ini adalah bentuk susunannya yang rumit, tanpa menggunakan terlalu banyak perasaan. Heroic couplet banyak digunakan pada bait-baitnya.

The lyrical ballad (1798) datang membawa kejutan, sebagai pertanda awal dari masa romantisme adalah adanya kerjasama antara William Wordsworth dan Samuel Taylor Coleridge, sering dikenal sebagai the Lake Poets, karena mereka berdua suka tinggal di daerah danau di barat daya Inggris dan hidup di sana. Wordsworth adalah a pet of nature dan memiliki kemampuan khusus to throw a charm over ordinary things. Coleridge, sebaliknya, mampu make mysterious events acceptable to the readers’ mind. Kedua pujangga ini tidak banyak menggunakan bahasa puisi kuno.